Pengetahuan yang mengalir. Keputusan yang terukur.Mitra lapangan: PT Rafa Jaya Persada ↗
Pusat edukasi drainase atap Indonesia

Pahami alirannya.
Rencanakan lebih baik.

Kenali sistem siphonik, pelajari pertimbangan desainnya, dan hitung kebutuhan awal drainase atap proyek Anda.

Untuk pemilik bangunan, konsultan MEP, dan pelaksana proyek.

01 / ANATOMI SISTEMILUSTRASI KONSEPTUAL
Roof drain9 titik, berjajar 3 baris Pipa cabang datarzero gradien, tanpa kemiringan Pipa pengumpulmenyatukan cabang Titik pertemuansemua cabang menyatu Pipa turun tunggalterisi penuh, aliran cepat Sambungan bawah tanahmenuju saluran pembuangan Gravitasi: sebagian terisi + udara Sifonik: penuh, tanpa udara
Dari atap, menuju pemahaman.Ikuti alirannya ↗
Catatan & wawasan

Pengetahuan yang terus mengalir.

Semua artikel →
Perangkat bantu perencanaan

Mulai dengan data atap Anda.

Masukkan luas atap dan intensitas hujan. Jelajahi estimasi debit, outlet, dan dimensi awal dari kalkulator.

Coba kalkulator ↗
Q = C × I × A / 3600

Debit (L/s) · Koefisien limpasan · Intensitas (mm/jam) · Luas (m²)

Estimasi awal untuk membuka diskusi teknis proyek.

Dari pengetahuan ke proyek

Keputusan yang baik dimulai dari pertanyaan yang tepat.

Setiap atap memiliki konteks berbeda. Gunakan materi dan kalkulator sebagai bekal sebelum membahas kebutuhan proyek bersama tim teknis.

Jelajahi studi kasus →

Kenali kondisi bangunan

Fungsi bangunan, bentuk atap, lokasi, dan jalur pembuangan.

Siapkan parameter awal

Luas tangkapan, data hujan, elevasi, dan batasan proyek.

Bawa hasilnya ke diskusi

Lengkapi estimasi dengan gambar dan pemeriksaan teknis.

Sudah ada proyek yang ingin dibahas?

Ceritakan lokasi, jenis bangunan, dan tahap perencanaannya.

Diskusikan proyek ↗